JAKARTA – Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa organisasinya tengah mematangkan persiapan Musyawarah Nasional (Munas) LDII X yang akan digelar pada 7–9 April mendatang. Menurutnya, Munas X menjadi momentum strategis bagi LDII untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan nasional.
“Persiapan Munas terus kami lakukan secara intensif, baik dari sisi substansi materi maupun teknis pelaksanaan, agar Munas X berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” ujar KH Chriswanto.
Ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus LDII di tingkat DPW, DPD, hingga PC dan PAC untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri sebagai sarana memperkuat silaturahim dengan para pemangku kepentingan di daerah masing-masing.
KH Chriswanto menekankan pentingnya menjalin komunikasi dengan pejabat pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis lainnya, sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat.
“Kami meminta seluruh pengurus LDII untuk bersilaturahim dengan pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya. Dari situ, kita bisa menyerap berbagai masukan yang nantinya akan menjadi bahan penting dalam Munas,” jelasnya.
Ia menambahkan, aspirasi yang dihimpun dari daerah akan menjadi bagian pembahasan dalam Munas, sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat. “LDII ingin hadir sebagai organisasi yang responsif dan solutif,” tegasnya.
KH Chriswanto berharap momentum silaturahim Idul Fitri dapat memperkuat sinergi LDII dengan pemerintah, tokoh masyarakat, alim ulama, dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan dan mempercepat pembangunan.
“Munas X tidak hanya menjadi forum internal organisasi, tetapi juga sarana memperkuat kontribusi LDII dalam membangun bangsa yang harmonis, maju, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Ketua DPD LDII Tanjung Jabung Barat, A. Hardianto, turut menyukseskan rangkaian persiapan menjelang Munas X. Ia menyatakan bahwa pengurus daerah telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menjalin silaturahim dan mengumpulkan aspirasi masyarakat.
“Kami di Tanjab Barat siap mendukung penuh arahan Ketua Umum. Silaturahim Idul Fitri kami manfaatkan untuk mendengar langsung masukan dari tokoh masyarakat dan pemerintah daerah, yang nantinya akan kami bawa sebagai bahan pertimbangan dalam Munas X,” ujar A. Hardianto.












