TANJABBAR – Dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, PAC LDII Desa Delima menggelar pengajian khusus tentang puasa. Kegiatan yang dijadwalkan dua kali seminggu di Masjid Al Makmur ini membahas kewajiban, larangan, dan sunah-sunah dalam menjalankan ibadah puasa.
Pengajian pada Senin (9/2/2026) disampaikan oleh Ustadz Ahmad Sukri. Ia menguraikan Surat Al-Baqarah ayat 183 yang memerintahkan kewajiban berpuasa bagi orang-orang yang beriman.
“Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu,” ujar Ahmad Sukri mengutip ayat tersebut. Dijelaskan pula ketentuan bagi orang tua yang tidak mampu berpuasa untuk membayar fidiah.
Selain itu, dibahas pula ketentuan bagi orang sakit dan musafir berdasarkan Surat Al-Baqarah ayat 185. Mereka diperbolehkan tidak berpuasa dengan kewajiban mengganti di hari lain.
Ahmad Sukri juga menyampaikan penjelasan sahabat nabi Ibnu Abbas dalam Hadis Bukhari mengenai tata cara pembayaran fidiah. Setiap hari yang ditinggalkan diganti dengan memberi makan satu orang miskin.
Pembina PAC LDII Desa Delima, Makmuri, menjelaskan dasar pelaksanaan pengajian ini. “Penyampaian ayat-ayat Al-Qur’an serta hadis tentang puasa Ramadan ini sesuai arahan dari DPW LDII Jambi,” ujarnya.
Menurut Makmuri, pembekalan ilmu yang cukup penting agar jamaah memahami kewajiban puasa Ramadan. “Dengan dibekali ilmu yang cukup, maka jamaah akan paham tentang wajibnya puasa Ramadan, tahu pahalanya, dan tahu ancamannya bagi orang yang melanggar,” tambahnya.
Pengajian rutin ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan spiritual jamaah menyambut Ramadan. Dengan ilmu yang memadai, diharapkan ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan lebih sempurna dan penuh makna.






